Aku hanya terdiam tak mampu mengomentari perkataannya itu. Bokep mama “Aku sudah tidak tahu lagi dengan apalagi aku harus membayar hutang-hutangku, dia sudah mengancam akan menagih lewat tukang-tukang pukulnya jika aku tidak bisa membayarnya sampai akhir pekan ini”, katanya lirih. Karena aku juga selalu rajin merawat tubuh ku, sehingga ketika mas Ajik pulang, dia senang melihat penampilan cantikku.Menginjak ketiga tahun pernikahanku, perusahaan mas Ajik mengalami kebangkrutan, sehingga harus mengurangi sebagian pegawainya. Dika kemudian menyetel lagu-lagu lembut di kamarnya, dan mengajakku berbincang-bincang hal-hal yang ringan. Aku kehilangan mas Ajik suamiku yang dulu sangat perhatian dan sangat romantis.Namun aku tak menyalahkan mas Ajik, karena keadaan yang mengharuskan.




















