Langgananku selama 2 tahun terakhir.“Mbak, Sumber Alam yang Bisnis belum datang ya?” tanyaku kepada seorang petugas loket. Tanganku bergerak mencari celana dalamnya. Bokep Live Hari sudah sore ketika aku tiba di terminal Lebak Bulus. Aku kembali menggesekkan kakiku, menunggu responsnya. Tanganku berubah posisi, mengelus pahanya yang tertutup kain jeans. Maaf ya,” jawabku agak keberatan. Aku mengangkat tanganku, membersihkannya.Kami berdua terpejam.Pagi menjelang. Aku akan melakukan dosa. Perjalanan yang panjang menuju Yogyakarta.————
Aku melirik jamku. Agak lama dia membukanya. Langgananku selama 2 tahun terakhir.“Mbak, Sumber Alam yang Bisnis belum datang ya?” tanyaku kepada seorang petugas loket. Aku segera menutup mataku, pura-pura tidur. Aku hanya menutupnya kembali dengan sweater. Kemudian melihat suaminya yang tersenyum mengangguk kepadaku di seberang kursi kami, menggendong anak yang kira-kira berusia 5 tahun.“Aduh, bu, maaf, bukannya saya tidak mau, cuman memang saya sengaja memilih tempat di bawah AC ini bu.




















