Karena tidak tahan lagi Maia pun hendak kembali ke kamar. Bokep mama Ia memencet HPnya, tampak ia mengirim sebuah SMS. ‘Mmmmhhhh…hhhhhmmhh..’ hanya itu yang keluar dari mulut mereka masing-masing. ‘Mmmm aku kopi..’ kata Maia. Dengan sigap ia pun langsung melakukan parkir mundur. ‘Malam, pak..ada yang bisa saya bantu?’
Bapak tua itu hanya tersenyum dan mengangkat kopernya, diletakkannya di depan receptionist itu dan dibukanya. Udin memencet kedua puting Meychan kemudian menariknya hingga badan Meychan jatuh ke depan dan sekarang Udin bisa berpagutan dengan Meychan. Maia pun mengerti keinginan dari orang tua tersebut. Maia membantu dengan memberi rangsangan pada payudara Meychan. ‘Hmmm..’ sementara bapak tua yang bernama Bapak Kuncoro itu hanya memandangi jadwal tersebut. ‘Bayaran kalian semua..sudah saya transfer ya…’ kata pak Kuncoro. ‘Brengsek..kita lapor aja !!!’ Meychan merasa sangat marah karena sudah dijebak.




















