Tepat jam 10.30 malam, aku mendengar suara pintu di sebelah kamarku berbunyi. Aku berteriak. Bokep mom Teriakan kepuasan dari wanita itu pun membahana di seluruh ruangan. “Hhh..!!”
“Tidak apa-apa..kalau Erik..tidak apa-apa.” pikirku.Aku memejamkan mataku erat-erat ketika Erik mulai memasukkan ‘senjata’nya ke dalam diriku. Erik bersama seorang wanita yang sangat cantik, berambut panjang, kulitnya pun sempurna. Aku akan melakukan apa saja yang kau perintahkan, asal kau tidak membenciku.” Aku masih terisak. Aku melihat Erik mulai menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu. “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku. Erik pun menghela napas dan beristirahat sejenak, masih dalam rangkulan wanita itu. Kedua orang tuaku meninggal karena kecelakaan ketika aku berusia 11 tahun.




















