Tidak berapa lama,pintu kamar kost-ku terbuka kembali dan sekarang aku melihat Irwan sedang mendekatiku yang masih menangis sambil menggandeng seorang gadis cantik dan mengenalkan gadis itu kepadaku sebagai tunangannya. Bokep Jepang Lidahnya terus-menerus aktif menjilatiku darileher, buah dada hingga ke pangkal kemaluan. Irwan memukul pipiku dengan keras sehingga aku menjadi menangis ketakutan. Setelah Irwan melaksanakan aksi bejadnya, dia langsung memakai kembali bajunya danmeninggalkanku seorang diri dan ketika dia meninggalkanku, aku langsung memakai baju dan celanaku. Untunglah, tak berapa lama setelah kejadian tersebut, Om kost tempatku tinggal masuk ke kamarku karena dia akan menagih uang sewa kamar. Di saat aku sedang menangisitu, aku menyadari bahwa Irwan yang sekarang berada di depan mataku itu tidak sama seperti Irwan yang kukenal sebelumnya sebagai seorang cowok yang pengertian dan sangat gentleman .




















