Juan wants to do nothing but play video games and sleep around all day. Bokep Hot Maxims, his dad, is furious but lucky for him, his stepmother Crystal knows exactly how to motivate a teenager. The boy needs to focus so he can finish college, but his eyes are fixed on the screen. Crystal knows that there’s only one thing that can take his eyes from video games: her massive tits. Noticing her boy’s obsession with sex, she decides to make a deal with him: if Juan finishes college, Crystal will let him do whatever she wants to him. Time flies by, and before Crystal knows it, her son is a proud engineer. The proud stepmom keeps her promise and sucks his cock joyfully. Yet, she has to keep it a secret from her husband, who wouldn’t consent to “her methods.” Still, Maximus is easy to fool, and Crystal wouldn’t mind a celebratory pussy-pounding now that there’s a brand new engineer in her family!
“Tuh kan salah belakangnya,” kata gadis itu sambil tersenyum. Untuk memdudahk operasiku, aku hanya menyingkap rok mini yang dikenakan Tika. Lidah berputar-putar di datas bibir vaginanya dimana cairan bening Tika muntah untuk pertama kalinya. “Sss.. Memangnya Citra tuh siapa Mas?” tanyanya menyelidik. “Namaku Dandy,” jawabku singkat. Aaakkhh” dibarengi tubuh Tika yang mengejang bebrapa saat. “Nama Mas siapa?” tanya sekali lagi. Posisi Tika masih tetap seperti semula terlentang diatas meja, blusnya putih masih terlingkar dipinggulnya karena beberapa kancing bajunya belum terlepas. Mas.. Ketika aku balik kedepan mejaku, tiba-tiba tangan Tika menggapai pinggulku, dan dengan sigap, Tika bisa mengeluarkan adik kecilku yang mulai tadi sudah terbelenggu oleh ketatnya CDku. Tangan Tika menggerakkan pinggulku bergark maju mundur, keluar masuk mulutnya yang tipis. “Aku Tika,” kata gadis itu. Sesekali aku gigit puntingnys yang mengencang, liarnya lidahku memainkan kedua puntingnya membuat birahi Tika semakin menggebu.





















