”Ok…. Siapa yang beruntung sore ini ya”, pikirku dalam hati.Setelah siap dengan kostum eksibku aku menembus gerimis dengan “mio pink” kesayanganku. Bokep mom Mmmmm….. “Berteduh disini dulu aja ci nunggu ujan reda”, kata yang muda dengan nada agak gemetar. Aku berhenti tepat di depanya. Mmmmm….. Dan aku tau pasti itu, karna itulah aku tak
segan berbagi dengan tiap mata orang-orang yang memandangku. “ya g papa”,kata pak abdul. Baca
ceritaku ini sampai selesaiAku wanita paruh baya, umurku 34 tahun tinggiku 164 cm beratku 55, cukup chubby menurutku terutama di
bagian yang paling disuka para laki-laki. Hanya ada 2 orang cowok jaga di pompa premium. Oke, Sempat bingung juga mau mulai dari mana. ” Yah tapi g semontok dan seputih itu, tetek eh susu eh apalah namanya , punya cici bagus montok seksi,
ya g pak abdul ?”, kata si ahmad. Diapun tersenyum puas. “Iya pak abdul kan orang baik-baik saya percaya”, kataku .Aku mulai membuka baju, dengan gerakan




















