Setelah Tiyas menyelesaikannya, sempat kami sejenak mengobrol sebelum akhirnya Tiyas pamit untuk pergi.Setelah Tiyas pergi, Fredigan sedikit menyesal kenapa aku tidak memanfaatkan momen berdua tadi dengan meminta nomor telponnya, “Aaarrrggggg”. Aku membuka kancing kemeja Tiyas, branya yang warna hitam itu menonjol lantas kusingkap WOW dada Tiyas yang berukuran 34A langsung aku kulum dan Tiyas berteriak kecil,Aaachh geli Fredi! Bokep mom “Engga aku cuma pingin ngobrol aja Tiyas Ganggu gak??”. Sampai suatu saat aku terlibat suatu oerganisasi bersama dengan Tiyas. Kemudian aku menemaninya menyelesaikan merekap hasil rapat tadi, sembari sambil mengobrol. Setidaknya aku dan Tiyas setiap akhir weekend diisi dengan berhubungan Sex. Aku mulai membaringkannya dan langsung menjilati Memeknya.Ouchh nikmat bangat say,terusssss.achh..achh , Tiyas mendesah dan aku terus menjilati klitorisnya dan pada akhirnya dia mendesah tidak karuan.Aahhhh achhhhhh Fredi akuuu keluarrrrachhh?!, keluarlah cairan putih dengan baunya yang khas.Tiyas tak mau kalah.




















