“Tapi… kenapa Maaas?”, tanya mama pura2 enggak mengerti kata-kataku tadi.“Boo.. Terasa mau tercabut batang kontolku diperlakukan seperti itu. Bokep mama Mama enggak segera menjawab, tapi kuperhatikan mama mengangguk sedikit.Tanpa berlama-lama walaupun aku masih ragu, segera kutarik turun cdnya dan ketika bagian bawah pantat mama sulit kutarik, mama malah membantunya dengan mengangkat badannya sedikit sehingga cdnya dengan mudah kupelas dari kedua kakinya. Kamu ngelarang mama cari pacar, tapi kamu sendiri malah mau pacaran.”, sahut mama dengan nada agak kesal.“Pokoknya, mama enggak mau lho kalau kamu mulai pacaran, apalagi masih sekolah bisa2 pelajaranmu jadi ketinggalan dan berarti kamu juga sudah enggak sayang lagi sama mama”, tambahnya. “Banyak betul sih Mas ubanmu ini?”, komentar mama sambil mulai mencabuti ubanku. Lalu sekalian saja kulepas beberapa kancing baju tidur nya yang tersisa dengan salah satu tanganku dan dengan cepat, kupelas juga kaos dan celana yang melekat di tubuhku.Sambil kembali kupijati paha mama, mataku enggak lepas memandang memek mama




















