beneran??” tanyaku ragu, karena sudah tidak diposisi sange berat, dan pikiran logis mulai kembali“ya jadi dong, emang kamu ga penasaran? mau liat mereka apa enggak? Bokep Hot ga salah?”“masa ga paham sih?? kamu udah siap? sini majuan dikit…”Mas Indra menarik kepalaku mendeka dengan meletakkan tangannya dibelakang leherku dan memberikanku ciuman hangat untuk sedikit menenangkanku. jujur aku cukup kaget, karena tidak ada pembahasan apapun terkait panggilan semacam itu,“udah ya istriku sayang, kamu malem ini jadi lonte kami aja…” bisik mas Indra ditelingaku perlahan, bukannya marah justru entah kenapa justru merinding membayangkan diriku disetubuhi sebagai lonte didepan suamiku sendiri.“kalian cuman mau nonton aja apa mau ngapain? tempat sudah ditentukan, persiapan sudah dilaksanakan, dan akhirnya hari yang dinantikan tiba. gapapa kan aku kasih foto body mu?”“iya deh iya, gapapa, yang… sekali lagi yok? kamu beneran mau GB aku yang?




















