“Manggg Udahan duluu!.Punya Sabrina ngiluuu banget… cabutt sekarang!.”rintihku padanya. Bokep Thailand Enakkk ! “Lho, kenapa mang? Tetapi mereka sungguh lupa menyadari jika selalu adanya resiko ‘kalah’ pada setiap permainan. Sambil beristirahat jemariku mengutak atik tombol hp-ku. Lalu bagaimana aku harus bersikap kepadanya setelah ini? Bagaimana tidak hari ini adalah hari ulang tahunku yang ke-17 tetapi tak ada perayaan sama sekali, jangankan kue tart, papi dan mami juga tak ada. “Iyaa manggg! Sabrina ngga mau kawin sama mamang! Bukannya punya mbak Narti lebih cantik dan lebih besar dari punya Sabrina?”pancingku pingin tahu sebenarnya kriteria macam apa yang menjadi kesukaannya. Si non benci sekali sama mamang…”
Ia terus berbicara meski aku tak menanggapinya. “Buat apa lagi mamang hidup.Mamang sudah ndak punya siapa-siapa lagi. Mamang menyesal sekali. “He he he Gimana?




















