Aku semakin tergagap, ngak menyangka akan diajak seperti ini.“Oke Bu”, jawabku sambil keluar dari ruangannya.Setelah pas jam makan siang aku langsung menuju hotel tempat janjian makan siang tersebut. Terbersit dipikiranku.Mungkin Bu Anggi butuh teman makan kali”pikirku pendekSekitar setengah jam aku menungu di lobby hotel tiba-tiba seorang OB ( office boy ) menghampiriku untuk memastikan namaku dan dia mengajakku ke kamarnya bu Anggi. Bokep mama Mudah-mudahan bisa berpengaruh juga di gaji” hahaha pikirku santaiSampai suatu ketika, lagi-lagi ketika aku dipanggil mengahadap, kulihat raut muka Bu Anggi tegang dan kusut.Aku mencoba untuk peduli,“Ibu kok hari ini kelihatan kusut banget, emang ada masalah?”, sapaku sembari duduk kursi didepan mejanya.“Ia nih Jul, aku lagi stres,udah urusan kantor banyak, dirumah mesti berantem sama suami”, jawabnya gelisah“Justru aku manggil kamu karena aku lagi kesel nih. Kujilat-jilat dan kuhisap-hisap lidahnya dengan lidahku. Aku menurut aja melangkah ke lift yang membawaku ke kamar itu.Ketika kutekan bel dengan perasaan aneh dan penuh




















