Senyumamku makin lebar melihat wajah Jane yg meringis kesakitan menahankan rasa perih yg serasa membakar. Lalu kuikat rambut panjangnya dgn tali agar tdk menggangu aktivitas aku. Bokeb Tubuhnya menggelinjang menahan sakit, kemudian aku tertawa-tawa kecil, puas rasanya pikirku sambil memasang beberapa pemberat sehingga putingnya tertarik kebawah dan sebagai akibatnya jepitannya semakin kuat.Aksi selanjutnya kugunting celana dlm, terlihat rambut-rambut di memeknya menebar bau khas wanita, tak tahan aku lansung meraba, membelai tubuhnya dari atas sampai bawah, lalu berjongkok dan mulai merangsang memeknya dgn mulutku. Tetapi pada saat itu aku sadar Jane hampir mencapai puncak, spontan aku menghentikan permainan.“Tdk sekarang Pleasee.. Lalu kuambil sebuah ball-gagged sebesar bola ping-pong tanpa basa-basi kubenamkan dlm mulutnya dan kuikat penjepit dibelakangnya.




















