“Nanti om dituduh melarikan anak dibawah umur lagi ma ortu kamu, kan repot kalo dilaporkan polisi sgala. Bokep mama Ih si om, bisa aja”. “Bosen ditempatku terus Yu, kita ke motel aja yuk, deket sini ada kok”. Ayu aku gandeng menuju ke tempat parkir. Ayu hanya memejamkan mata dan menengadahkan muka saja karena sedang mengalami kenikmatan tiada tara. Ayu meracau tidak beraturan. “Om suka kan ngeliatnya”. “Bosen ditempatku terus Yu, kita ke motel aja yuk, deket sini ada kok”. “Terus om aakh”, erangnya lagi.itilnya yang menjadi sasaran berikutnya, ayu makin mengerang keenakan. Ayu cukup lama berdiri di alok menatap kerlap kerlip lampu kota. Aku makin getol, jari-jariku kini bukan hanya mengelus memeknya tapi juga mulai mengorek-ngoreknya, tanktop dan branya dah kulepas sehingga aku dapat melihat jelas toketnya dengan pentil yang sudah mengeras. Ditengah kenikmatan, aku mengganti posisi lagi, aku duduk di kursi dan ayu duduk dipangkuanku membelakangiku.




















