Mungkin ia akan membalas dengan menggebu-gebu akibat rangsanganku ini. Entah bagaimana reaksinya bila wanita ini masih hidup. Bokep Live Sebelum dimasukkan ke lemari penyimpanan sementara (karena menunggu keluarga si mayat mengambil jasad itu), saya harus memandikan mayat-mayat itu di sebuah kamar mandi khusus. “Benar..” sekonyong-konyong suara wanita itu berbunyi. Dengan pelan kuremas-remas buah dadanya yang membusung itu. Karena aku yakin tidak akan ada lagi, orang yang akan masuk ke ruangan itu, apalagi semua pintu dan jendela sudah terkunci rapat-rapat, maka dengan bergegas kubuka pengait BH-nya. Sekilas kulihat wajah mayat itu. Jangan-jangan masih perawan. KTP-nya tidak ada. Tapi wajahnya itu sepertinya aku kenal. Ranjang sederhana, tapi kasurnya amat empuk. Wah.. Tidak kutemukan Ibu Nancy di sana. Esoknya, sekitar pukul 12 siang, si mayat itu diambil oleh keluarganya. Dan dengan satu kali sentakan kutembakkan rudalku ke liang ajaib itu. tapi Ia berjanji pada atasan kita bahwa Ia tidak akan melaporkannya ke polisi..




















