Nada suaranya terdengar mulai rileks dan lebih enteng. Bokep mom Oh benakku kembali diserbu berbagai fantasy yang cukup membuat peri baik yang senantiasa berbisik di telinga kananku cemberut. Tapi ya dia lagi hamil tua.. Lagian sudah ganti shift.. Ini baru yang kedua dan ini juga karena Pak Hendra penasaran mau tahu”
“Waktu yang pertama juga aku nggak sengaja pas lagi kontrol aku dengar suara kasak-kusuk.. Perlahan tapi pasti aku seperti ter-sugesti oleh semua yang kualami hari ini. Ada perubahan yang terlihat dari bola matanya yang hanya sekali-sekali berani menatap wajahku. “Ah ibu Widya.. Kuyakin Bramanto tidak akan sanggup menolak keinginan-ku. Tapi ya..” sesaat dia bingung untuk melanjutkan ucapannya itu. Tapi aku telah menentukan pilihanku. Nggak taunya ibu Diana dan Mbak Nina itu..” katanya tanpa melanjutkan kalimatnya. Walaupun aku cuma pipis tapi ada semacam sense of privacy-ku yang dilanggar dengan kehadiran dua pria ini kendatipun aku juga sadar kalau mereka juga pasti tidak menyangka aku




