Akhirnya Farah mencapai klimaks juga, kuhisap dan kutelan semua lendir kenikmatan dari memek Farah.Lalu kami berdua berpelukan dan kuciumi bibirnya sambil kuelus-elus perut buntingnya dan Farah berbisik padaku,“Kujiati batang penismu ya mas…”“Lakukan sesukamu Farah” kataku. Bokep mom Jilatanku dan sodokan lidahku terus kupercepat dan akhirnya…“Aaaahhhhh….teruuusss sayang aku mau keluaaarrrr….” jeritnya nikmat.“Teriak aja Farah jangan ditahan suaranya, teriak yang kencang gak bakal ada yang denger” kataku dan Farah pun mulai berteriak kencang.“Ooohhh sayanaaang, akuu keluaaaarrr…..” jeritnya. Kuciumi dan kujilati perutnya sambil tanganku menelusup BH meremas dan memilin-milin putingnya.Akupun lanats melepas BH nya, (Gila montok banget) ucapku dalam hati. Farahpun mencibir dan mencubit lenganku.Singkat cerita setelah selesai mengantar Farah dari rumah sakit, aku nyetir mobil tanpa arah karena aku gelisah banget, pas berhenti lampu merah aku bertanya pada Farah.“Bayarannya mau dibayar kapan nih Farah?” tanyaku.“Kamu mintanya kapan” jawabnya singkat“Ehmmm… kapan ya?“Terserah kamu aja” jawabnya lagi.Lampu lalu lintas sudah hijau kembali.











